Laptop ini memang memiliki ketipisan kurang dari 1 inch dan sepertinya adalah lawan sepadan bagi ThinkPad Edge milik Lenovo. Dengan bentuk dan ukuran layar yang hampir sama, kedua produk tersebut juga menyasar pasar yang sama.
Bedanya, HP Pavilion dm3 ini berbalut cover aluminium dengan corak brushed metal pekat. Alhasil bahan tersebut nampak lebih berkelas dan tidak mudah kotor, jika dibandingkan ThinkPad Edge. Produk ini juga cocok disandingkan dengan orang yang berkarakter rapi.
Saat ini tren tombol 'function (Fn) terbalik' telah melanda ranah laptop tipis. Sama seperti seri ThinkPad Edge, HP Pavilion dm3 juga memiliki tombol Fn terbalik. Walau belum terbiasa, desain semacam ini justru lebih nyaman. Secara keseluruhan desain keyboard pada Pavilion dm3 memang sangat rapi.
HP Pavilion dm3 juga dilengkapi dengan touchpad berbahan stainless-stell perak. Kesan pertama, touchpad ini memang indah dan mengkilap. Bahkan saking mengkilapnya, touchpad ini bisa digunakan layaknya kaca untuk bercermin.
Namun keindahannya berbanding terbalik dengan fungsinya. Saat digunakan untuk menggerakan cursor, touchpad ini terasa berat, tidak nyaman, dan kurang responsif. Selain itu, bahan tersebut cepat kotor dengan cap-cap jemari pengguna yang kadang berminyak atau kurang bersih.
Dari sisi bobot, Pavilion dm3 tergolong ringan. Saat produk ini dimasukan tas laptop, punggung pun tak terasa sakit. Karena tak berbekal DVD ROM, laptop ini jadi terasa ringan.
Untuk urusan port, HP memberi 4 buah colokan USB di sisi kiri dan kanan body laptop. Selain itu masih ada port HDMI, VGA, LAN, card reader, serta 2 jack audio earphone dan mic yang tersusun rapi di sisi kanan dan kiri laptop tipis ini. Untuk menjaga kesan rapi, HP pun tidak membubuhkan port di bagian belakang laptop.
Secara keseluruhan body HP Pavilion dm3 terasa solid dan elegan. Sayang hal tersebut sedikit tak berlaku pada baterai yang ada di bagian bawah. Saat detikINET mengangkatnya, entah mengapa rasanya baterai terasa kurang menempel. Padahal semua sekrup sudah terpasang rapi.
Kelebihan:
- Bentuk elegan bercorak brushed metal
- Grafis lumayan mumpuni
- Ada optical drive eksternal
Kekurangan:
- Touchpad kurang nyaman
- Baterai sedikit tidak solid (goyang)
Spesifikasi Umum: CPU: Athlon Neo X2 Dual-Core (1,6 Ghz), OS: Windows 7 Home Premium (32-bit), GPU: ATI Mobility Radeon HD 4330 , Display: 13,3 inchi (1366x768), Memori RAM: 4GB , Baterai: 6-cell , Berat (tanpa baterai): 1,8 kg, I/O: 4 USB, 5-in-1 card reader, VGA, HDMI, 2 jack audio, LAN, Storage: 500GB , Harga: Rp 7,3 juta














